Rumah Semakin Nyaman dengan AC Teknologi Terbaru

Selain teknologi, bentuk pendingin udara mulai berubah demi kinerja mesin yang optimal. AwAl tAhun ini, salah satu produsen AC di Indonesia meluncurkan produk mereka.

Produk AC dengan bentuk segitiga ini dengan beberapa kelebihan dibandingkan bentuk kotak konvensional. Bentuk segitiga ini diklaim mampu menyerap sekaligus menghasilkan embusan udara lebih maksimal. Berkat kipas yang lebih besar, hembusan angin bisa mencapai jarak belasan meter secara merata. “Dari hasil riset inilah kami menajamkan pemahaman kami membawa Samsung AC Triangle Design dilengkapi dengan inovasi yang memberikan solusi dan kemudahan bagi konsumen Indonesia, yaitu HD filter yang mudah dibersihkan, bilah kupu-kupu dan bukaan lebih besar, sehingga dapat mengembuskan angin sampai dengan 14 meter,” ujar Bernard Ang, Consumer Electronics Director, PT. Samsung Electronics Indonesia saat peluncuran di Jakarta, Februari silam.

Dengan bukaan yang lebih lebar, proses pendinginan ruang pun menjadi lebih cepat. Hal ini juga ditunjang dengan lebar kipas yang lebih besar 4%, bilah horizontal yang lebih besar 38% dan daya serap filter 60% lebih besar dibandingkan produk lainnya. Filter Rapat Bentuk bodi AC segitiga juga dirancang untuk memudahkan Anda, sebagai pemilik rumah, untuk membersihkan filter AC. Posisinya yang terbuka di sisi atas memudahkan untuk dilepas dan dicuci. Kemudahan membersihkan filter dihadirkan untuk menjaga kualitas udara ruangan tetap bersih. Terlebih, lapisan filter pada AC Triangle Design memiliki tingkat kerapatan tinggi, High Density Filter. Kualitas filter yang lebih rapat ini mampu menyaring debu, bakteri, jamur, dan alergen aktif lebih baik. Imbasnya, pembersihan filter harus rutin dilakukan.

Fitur teranyar Selain bentuk yang yang dimodifikasi, perangkat teknologi yang ditanam pada AC terbaru ini juga dilengkapi dengan 3 Selain teknologi, bentuk pendingin udara mulai berubah demi kinerja mesin yang optimal. kelebihan. Pertama, terdapat fitur Anti Pemutusan Arus Pendek dan kedua adalah Anti Ketidakstabilan Listrik. Kedua fitur ini mampu menjaga kompresor AC agar tidak mudah rusak jika terjadi perubahan tegangan listrik. Terlebih kondisi listrik Indonesia yang kerap naik turun. Sedangkan fitur ketiga adalah Anti Karat. Fitur ini melindungi kompresor dari karat yang kerap muncul di ruangan yang lembap dan basah. Banyaknya fitur AC saat ini pun semakin membuat Anda mudah dalam menentukan pilihan. AC pun dinilai tak sekadar bisa mendinginkan udara, namun tetap memerhatikan faktor perawatan, dan ketahanan hingga masa mendatang. Selain itu agar rumah tetap nyaman pastikan juga tersedia genset di rumah anda, perangkat elektronik seperti AC pasti tidak akan bekerja bila tidak ada aliran listrik bukan ? nah itulah pentingnya memastikan pasokan listrik di rumah anda dengan membeli genset di supplier jual genset jakarta yang terpercaya

Industri farmasi asing mencatatkan Keuntungan

Industri farmasi asing mencatatkan kenaikan omzet hingga 12% pada semester I- 2018 menjadi Rp 10 triliun dibanding periode s a m a t a h u n l a l u . Peningkatan ini didorong p r o g r a m J a m i n a n Kesehatan Nasional (JKN) dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan. “Pencapaian di semester I kemarin cukup menggembirakan bagi kami, karena bisa tumbuh hingga 12%, jauh lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu yang hanya single digit,” kata Direktur Eksekutif International P h a r m a c e u t i c a l Manufacturer Group ( I P M G ) P a r u l i a n Simanjuntak, baru-baru ini. Parulian mengatakan, peningkatan pertumbuhan ini salah satunya karena keikutsertaan industri farmasi asing dalam program JKN. “Dari suplai obat ke program JKN, kita bisa meraih omzet yang cukup bagus,” ujar dia Selain itu, kata dia, meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya kesehatan, juga menjadi pendorong pertumbuhan di semester I kemarin.

“Di dunia ini, negara yang maju dengan tingkat kesehatan yang tinggi, konsumsi obatnya juga tinggi. Di Indonesia masih rendah, tetapi kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin membaik,” ujar dia. Parulian melihat, tingginya pertumbuhan omzet di semester awal 2018 juga karena adanya kompensasi (adjustment) tahun lalu. “Tahun lalu pertumbuhannya tidak terlalu menggembirakan, sehingga mungkin juga kenaikan hingga 12% di semester I ini merupakan kompensasi rendahnya pertumbuhan di tahun lalu,” terang dia. Dia berharap, pertumbuhan di semester I-2018 akan berlanjut di semester II ini. Mengingat, peluang pertumbuhan pasar farmasi Indonesia masih sangat tinggi. “Di Indonesia konsumsi produk farmasinya masih rendah, bahkan dibanding negara-negara di Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand,” ujar dia. S e p a n j a n g t a h u n 2018, kata dia, industri farmasi asing mengincar penjualan US$ 1,5 miliar atau setara Rp 20,31 triliun, naik 8-9% dibanding tahun lalu