Dessert Cokelat dan Hari Valentine ala Catering Sehat Jakarta

Stoica.id – Dessert Cokelat dan Hari Valentine ala Catering Sehat Jakarta. Hari valentine adalah hari untuk menyatakan betapa besar kasih sayang kita pada orang-orang yang kita kasihi. Meski awalnya hari Kasih Sayang ditujukan untuk pasangan hidup atau pacar, namun sekarang hari Kasih Sayang bisa ditujukan untuk teman, ibu, ayah, kakak, atau adik. Cokelat boleh dibilang makanan yang paling sering dibingkiskan untuk menunjukkan perasaan sayang kita kepada mereka yang kita kasihi. Mengapa cokelat?

Sejak zaman dahulu suku Aztec sudah menggunakan cokelat sebagai hadiah. Cokelat bisa menyatakan, “ aku menyayangimu”, bahkan juga pernyataan minta maaf Bila dikirimkan pada hari Valentine oleh seorang pria/wanita kepada pasangannya, tak diragukan lagi, bingkisan itu menyatakan perasaan cinta. Cokelat yang berwarna gelap itu sesungguhnya bisa mewakili sejuta perasaan kita. Dan perasaan itu dengan mudah dirasakan oleh orang yang menerima cokelat kiriman kita. Ketika disantap, cokelat merangsang hormon kita dan membuat kita bahagia.

Tak heran kalau dalam mitologi Yunani, disebutkan cokelat adalah makanan para Dewa. Mengapa cokelat menimbulkan begitu banyak perasaan dan emosi bagi kita? Cokelat telah lama dikaitkan dengan gairah, asmara, dan cinta. Bahkan Suku Aztec yang tidak mengenal cokelat dalam bentuk permen cokelat berbentuk hati atau kue pun, tahu khasiat cokelat. Mereka mengonsumsi kakao sebagai minuman. Laporan menunjukkan bahwa Kaisar Montezuma meminum cokelat dalam jumlah banyak setiap hari, juga sebelum mengunjungi haremnya.

Cokelat juga dipercaya memberi kekuatan dan energy. Secangkir minuman yang berharga ini memungkinkan seorang pria berjalan selama seharian tanpa makanan. Jelas sudah bahwa dari zaman dahulu cokelat dianggap sebagai kekuasaan dan sumber vitalitas. Ilmu pengetahuan modern memperoleh temuan menarik bahwa cokelat mengandung zat organik yang dikenal sebagai alkaloid. Yang paling penting dari zat ini adalah theobromine yang bekerja sebagai stimulan ke ginjal. Stimulan dalam cokelat juga mempengaruhi sistem saraf pusat, dengan efek yang mirip dengan kafein. Sebatang cokelat bar dapat berisi sebanyak 200 mg theobromine tetapi hanya sekitar 25 mg kafein.

Kandungan lain yang ditemukan dalam cokelat adalah phenylethylamine, yang merupakan bagian dari endorphin. Endorfin ditemukan secara alami dalam tubuh manusia. Ketika endorfin dilepaskan ke dalam aliran darah, muncullah mood dan perasaan senang. Satu lagi, kandungan yang ada di dalam cokelat yaitu seratonin. Seratonin mendatangkan sifat menenangkan. Semua kandungan pada cokelat ini menunjukkan betapa eratnya hubungan cokelat dengan perasaan mengasihi. Saat Valentin tiba, seluruh pertokoan menyediakan aneka cokelat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *