Rahasia Mencerdaskan Si Kecil

Permainan pertama adalah bermain lawan kata. Ambillah satu set gambar sederhana dan tunjukkan satu demi satu pada si kecil (bisa dimulai di usia 3 tahunan). Misal, gambar pertama adalah gambar matahari. “Ketika Mama menunjukkan gambar itu kepada si kecil, minta ia untuk me ngatakan ‘malam’ bukan ‘siang’,” ujar Tracy (atau bulan dan bukan matahari). Apakah anak belum siap untuk permainan kosakata? Cobalah untuk melakukan permainan ketukan irama.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

“Pukul drumnya satu kali,” lanjut Tracy, “Dan minta anak Mama memukulnya dua kali.” Kedua permainan itu tujuannya untuk meminta anak berhenti, berpikir sejenak, dan mengesampingkan respons yang muncul pertama kali. Kedua permain an ter sebut cocok untuk anak-anak berumur 3 dan 4 tahun. “Mama juga bisa mengembangkan permainan lain yang juga meng asyikkan seperti ke dua permainan tadi,” lanjut Tracy.

Rahasia 4: Memberi ruang untuk kreativitas. Kreativitas tidak akan bisa muncul begitu saja. Mama harus bisa untuk memberi rangsang pada anak agar ia dapat mengasah kemampuannya dan menjadi lebih kreatif. Bagaimana caranya? Seperti apa arena bermain terbaik untuk anak? Menurut John Medina, penulis buku Brain Rules for Baby and Toodlers (Pear Press; Second Edition , London – 2014), untuk mendorong kreativitas alami anak, ciptakanlah lingkung an yang bisa menstimulasi daya ima jinasinya. Bukan berarti Mama harus menciptakan satu ruangan bermain khusus lalu memenuhinya de ngan mainan-mainan terkini ataupun yang tercanggih, lo. Faktanya menurut Medina, satu kardus kosong dan beberapa krayon sudah bisa jadi mainan terbaik di dunia.

Bahkan, mainan semacam itu akan memberikan anak waktu dan juga ruang yang ia butuhkan untuk mencoba membuat hal-hal baru. Selain itu, Mama juga bisa mencoba menggunakan sejumlah sudut ruangan yang bisa si kecil gunakan untuk bermain atau memainkan alat musik, satu sudut yang lain untuk menggambar dan mewarnai, satu lagi untuk membangun balok-balok dan mainan konstruksi, sementara yang satu lagi untuk berganti kostum dan bermain peran atau jenis mainan lainnya, yang penting bisa mendorong kreativitas si kecil.

Sumber : pascal-edu.com