Tumis Labu Siam Jagung Untuk 4 Porsi

BAHAN: 250 gram labu siam, dipotong korek api 75 gram jagung pipil 4 butir bawang merah, diiris 2 siung bawang putih, diiris 1/2 sendok makan ebi, disangrai, dimemarkan 1 lembar daun salam 1 cm lengkuas, dimemarkan 2 buah cabai merah besar, diiris serong 1 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 3/4 sendok teh gula pasir 150 ml air minyak goreng untuk menumis

CARA MEMBUAT: 1. Panaskan minyak. Tumis bawang merah, bawang putih, ebi, daun salam, lengkuas, cabai merah, dan bumbu halus sampai harum. 2. Masukkan labu siam dan jagung. Aduk sampai layu. Tambahkan garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. 3. Tuang air. Masak sampai matang. (By)

Membuat perangkat sound menjadi “ajaib” Bag 2

Solusinya, jika ingin lebih mendapatkan mobilitas yang tinggi, Anda bisa mencoba sebuah alat bernama RP-N53 dari ASUS. Perangkat yang juga berfungsi sebagai range extender ini bisa membantu Anda memutar musik dari smartphone yang berbasis Android dan iOS. Range Extender yang didesain untuk “ditempel” di tembok ini juga bisa menghiasi tembok Anda tanpa memakan space yang berlebih. Jangan lupa pula untuk mendownload app AiPlayer agar Anda bisa langsung mengganti musik yang berasal dari perangkat di ruangan, tanpa perlu menarik kabel kesana-kemari.

Demikian panduan dari yang bisa Anda terapkan langsung di rumah. Sedikit masukan, pastikan sebelum Anda melengkapi perangkat-perangkat tersebut, pertimbangkan juga bujet yang Anda miliki, dan cari informasi sebanyak mungkin tentang produk-produk pilihan Anda. Hal ini untuk menghindari salah beli yang membuat Anda menyesal. Mudah-mudahan dengan perangkat multimedia yang mendukung, dan memanfaatkan teknologi terkini, Anda bisa semakin menikmati hidup.

Membuat perangkat sound menjadi “ajaib”

Jika Anda sudah menggunakan HDTV yang keren, jangan lupa untuk menambahkan perangkat sound. Mungkin kita berpikir bahwa hal tersebut tak perlu karena speaker sudah terintegrasi di HDTV. Namun, ada kalanya kita tidak ingin mengaktifkan televisi, tapi hanya mendengarkan musik saja.

Jika ingin melengkapi sensasi multimedia yang sesungguhnya, kita memang perlu membeli speaker aktif. Ada banyak vendor terkenal seperti Logitech, Edifier, Thonet & Vander yang bisa memanjakan indera pendengaran Anda. Sayangnya, untuk dapat menikmati musik, kita masih harus menghubungkan speaker dengan perangkat lain yang memuat file-file musik, seperti melalui keping DVD, maupun melalui PC.

Hal tersebut dinilai kurang efisien dan boros daya. Mendengarkan musik melalui smartphone adalah solusi yang pas. Sayangnya, jika ingin mendengarkan musik dengan speaker yang ada di rumah, kita perlu menarik kabel dan menancapkan jack 3.5mm ke ponsel kita. Selain tidak praktis, mobilitas kita juga menjadi berkurang.

Kamar Pribadi Menjadikan Anak Mandiri Bagian 2

Sampai ke hal-hal yang lebih detail masalah di lapangan pun, Hanny yang juga menggunakan tukang-tukang berpengalaman yang biasa dipakai di kantornya, dapat memperoleh masukan. Selain menggunakan teman sebagai konsultan, Hanny mengaku sangat rajin mengoleksi Tabloid sejak dulu.

Baca juga : Jual Genset Makassar

“Dari inspirasi yang ada di Tabloid inilah, banyak ide muncul,” ujar Hanny yang merasa senang ketika Tabloid meliput rumahnya. Hanny menambahkan, “Gantian berbagi inspirasi kepada yang lain.” Kamar Anak Melatih Kemandirian Renovasi tahap kedua—di tahun 2012—difokuskan pada penambahan kamar di lantai atas untuk ketiga anak mereka yaitu Kaila (13), Haekal (10), dan Kwan (7).

Beberapa perubahan layout ruang di lantai bawah juga dilakukan. Soal kamar anak, Hanny dan Yudi memang sengaja melatih mereka sedari kecil untuk punya kamar sendiri. Alasannya adalah untuk melatih agar anak-anak mandiri. “Urusan nanti, jika sudah besar mereka pergi meninggalkan rumah, ya nanti sajalah dipikirin, “ujar Hanny. Tak tanggung-tanggung. Karena ingin mengajarkan kemandirian ini, Hanny dan Yudi bahkan harus mengakali desain kamar anak-anak, agar menjadi nyaman buat mereka.

Contohnya, untuk si bungsu yang masih suka takut beraktivitas di kamar sendirian, Hanny membuatkan kamar mandi dua pintu yang bisa diakses dari kamarnya dan kamar kakaknya. “Kalau Kwan takut sendirian di kamar mandi, ya dia bisa buka pintu yang terhubung dengan kamar kakaknya, sehingga seakan ada yang menemani,” ucap Hanny. Kamar si sulung juga dibuat lebih luas agar bisa menampung dua ranjang, untuk cadangan jika si bungsu tiba-tiba ingin tidur sekamar dengan kakaknya.

Hanny menuturkan, sepertinya tak lama lagi, mereka juga akan melakukan tahap ketiga renovasi untuk menggabungkan rumah mereka dengan kaveling yang sudah mereka beli di bagian belakang rumah. “Ibu saya pengen dekat dengan cucunya, dan akan tinggal bersama kami. Maka kami akan buatkan tempat yang nyaman agar cucu dan Omanya bisa nyaman di rumah, “ ujar Hanny.

Begitulah, rumah ini akan terus berkembang sejalan dengan cerita hidup penghuninya. Rumah tak sekadar menjadi sebuah tempat tinggal bagi pemiliknya. Tetapi, rumah tumbuh sejalan dengan pertumbuhan dan kehidupan penghuninya. Membangun rumah tak sekadar urusan mengubah tampilan fisik, namun juga memuat nilai-nilai kebaikan yang diyakini oleh pemiliknya untuk masa depan keluarganya.

Kamar Pribadi Menjadikan Anak Mandiri

Bertambahnya anggota keluarga selalu dibarengi dengan munculnya kebutuhan baru. Pengembangan rumah pun dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan itu. Tahun 1998, pasangan Kwartiwa Yudi Martin (42) dan Hanny (32) membeli rumah mungil tipe 36 di daerah Katulampa, Bogor. Rumah mungil ini terletak di atas lahan dengan luas 90m², dengan tambahan tanah kosong di hoek berukuran 60m², di samping kirinya. Rumah inilah yang sampai sekarang mereka tinggali bersama ketiga putra dan putri mereka.

Baca juga : Jual Genset Balikpapan

Jika yang terpampang di halaman ini adalah foto rumah yang terlihat megah dan luas dan sama sekali tak memperlihatkan gambaran rumah asli saat itu, tentu karena sudah terjadi perombakan, mulai yang kecil hingga besar. “Kalau renovasi besarnya, sih, ada dua tahap. Tahun 2005 dan terakhir Oktober 2012,” tutur Hanny, yang menemani pemotretan rumah siang itu. Setiap melakukan perubahan dan penambahan ruang, yang selalu menjadi alasan hanyalah kebutuhan.

Tahun 2005, saat itu Yudi dan Hanny butuh tempat untuk ruang jemur pakaian dan kamar pembantu. Maka, dua ruang itulah yang dibangun di lantai atas rumah. “Meski saat itu belum ada rencana mau ngapain setelah ini, posisi ruang sudah kami rencanakan supaya ketika ada rezeki untuk nambah ruang lagi, kami tak perlu membongkar ruang itu lagi. Tinggal melanjutkan saja,” ucap Hanny menambahkan. Benar saja, 7 tahun berjalan, seiring dengan pertumbuhan anggota keluarga dan anakanak mereka, maka renovasi besar pun mereka lakukan.

Mereka menggunakan tanah hoek untuk perluasan ruang dan mengakomodasi setiap kebutuhan. Konsultannya adalah Teman Kantor Bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di derah Tajur,bernama PT Jhon Corporindo Sejahtera, Hanny mengaku punya banyak tambahan pengetahuan, terutama soal bangunan dan materialnya. Di kantor, wanita asal Garut ini memiliki teman yang banyak mengerti soal bangunan. Sebagai perusahaan kontraktor yang cukup besar, memang perusahaan ini punya banyak tenaga ahli baik arsitek, sipil, desainer, maupun juga tenaga operasional lapangan.

Hanny sendiri yang bertugas di bagian keuangan, mengaku cukup hafal soal material, baik jenis maupun kisaran harga-harganya. Karenanya, meski tak memakai jasa arsitek yang khusus diorder untuk merencanakan renovasi rumahnya, namun berbekal masukan dari teman-teman kantor, proses pembangunan rumah berjalan lancar dan baik. “Soal desain biasanya saya rembukan dengan suami, baru kemudian saya tanya ke temanteman, bagaimana bagusnya, kekuatannya, materialnya apa sebaiknya, dan sebagainya, “ ujar Hanny.

Permintaan Jaminan Tambahan oleh Bank

Saya hendak membeli rumah di daerah Bekasi dari seseorang. Apabila saya melakukan perjanjian jual-beli rumah, apakah perjanjian jual beli saya ini mengikat dan bisa berlaku? Sebab, sepengetahuan saya syarat melakukan perjanjian itu harus dewasa berumur 21 tahun.

Syarat sahnya suatu perjanjian dalam hukum yang berlaku di negara kita diatur di dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) yang dikutip sebagai berikut. “Untuk sahnya suatu perjanjian diperlukan empat syarat: 1. Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya; 2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan; 3. Suatu hal tertentu; 4. Suatu sebab yang halal.” Menurut Pasal 330 KUHPerdata, belum dewasa adalah mereka yang belum genap mencapai umur 21 tahun dan tidak terlebih dahulu kawin.

Artinya, dikatakan dewasa (cakap) apabila telah berumur 21 tahun atau sudah menikah (walaupun belum berumur 21 tahun). Berdasarkan uraian cerita Saudara, apabila dikaitkan dengan peraturan di atas dan apabila Saudara belum menikah, maka Saudara dianggap belum dewasa. Sebagai informasi, pada praktiknya apabila Saudara hendak melakukan pembelian melalui KPR di bank, maka syarat minimum adalah berumur 21 tahun. Saran saya, ada baiknya perjanjian jual-beli rumah tersebut dilakukan sampai Saudara benar-benar berumur 21 tahun. Apabila dari pihak penjual dapat dinegosiasikan, sementara Saudara belum berumur 21 tahun.

Saudara dapat menawarkan kepada penjual untuk dapat menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli terlebih dahulu sekarang, dan Saudara membayar uang muka sebagian dari harga penjualan. Sedangkan pelunasan akan dilakukan pada saat Saudara berusia 21 tahun, dengan ditandatanganinya akta jual beli. Demikian penjelasan singkat ini kami sampaikan. Semoga berguna bagi Bapak.

Pengajuan KPR rumah sekarang ini adalah hal yang banyak dilakukan semua orang. Karena harga rumah dan tanah dari tahun ke tahun semakin tinggi. Karena itulah mereka memutuskan untuk kredit rumah sewaktu harga masih bisa mereka gapai. Meskipun jatuhnya tetap lebih mahal karena angsuran yang begitu lama. Akan tetapi bagi banyak orang itu adalah yang pantas dicoba.

Untuk menjaga kenyamanan rumah sebaiknya pasang sebuah genset otomatis. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor jual genset 500 kva di Surabaya. Yang selalu memberikan potongan harga dan garansi resmi satu-satunya adalah PT. Rajawali Indo.

Sayap Goreng Pedas Manis Untuk 6 Buah

BAHAN: 6 buah sayap ayam 2 cm lengkuas, memarkan 2 cm jahe, memarkan 25 gram gula merah 2 lembar daun salam 1 sendok makan kecap manis 1 sendok teh garam 300 ml air kelapa minyak untuk menggoreng

BUMBU HALUS: 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 2 buah cabai keriting merah 2 buah cabai rawit merah 1/2 sendok makan ketumbar

CARA MEMBUAT: 1. Campur sayap ayam, gula merah, daun salam, jahe, kecap manis, lengkuas, garam, dan air kelapa dalam wajan. Masak sampai meresap. 2. Goreng ayam dengan minyak yang dipanaskan di atas api sedang sampai kecokelatan.

Tanah untuk Kepentingan Umum

Pak Yulius, saya tinggal di daerah yang rencananya sebagian tanahnya akan diambil oleh pemerintah untuk pelebaran jalan. Saya dan warga lainnya, yang tanahnya akan diambil untuk pelebaran jalan, telah melakukan pertemuan dengan panitia pengadaan tanah. Dalam pertemuan tersebut kami ditawarkan harga ganti rugi yang menurut kami terlalu murah dan tidak wajar. Upaya apakah yang dapat kami lakukan? Apakah pihak pemerintah dapat menggusur paksa apabila kami tidak bersedia menerima harga ganti rugi yang ditawarkan? Berapakah harga ganti rugi yang wajar?

Baca juga : Jual Genset Bali

Pengadaan tanah untuk kepentingan umum, seperti untuk pelebaran jalan, proses ganti yang layak dan adil diatur dalam Pasal 9 ayat (2) Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum (“UU No. 2/2012”). Besar nilai ganti kerugian yang akan ditetapkan oleh penilai. Nilai ganti kerugian dinilai oleh penilai merupakan nilai pada saat pengumuman penetapan lokasi pembangunan untuk kepentingan umum.

Nilai ganti kerugian berdasarkan hasil penilaian tersebut menjadi dasar musyawarah penetapan ganti kerugian sebagaimana diatur dalam Pasal 31-Pasal 34 UU No. 2/2012. Penentuan bentuk dan besarnya ganti rugi dilakukan dengan musyawarah antara Lembaga Pertanahan dengan pihak yang berhak dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari, sebagaimana diatur dalam Pasal 37 ayat (1) UU 2/2012. Dalam hal ini, Bapak adalah pihak yang berhak, yang menguasai atau memiliki objek pengadaan tanah.

Hasil kesepakatan dalam musyawarah tersebut akan menjadi dasar pemberian ganti rugi kepada Bapak dan akan dibuatkan berita acara. Jadi, tidak dapat ditentukan secara sepihak oleh pihak panitia pengadaan tanah. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan mengenai besaran ganti rugi, Bapak dapat mengajukan keberatan kepada pengadilan negeri setempat paling lambat 14 hari setelah musyawarah penetapan ganti rugi.

Pengadilan negeri memutus bentuk dan/atau besarnya ganti rugi dalam waktu paling lama 30 hari kerja, sejak diterimanya pengajuan keberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 38 UU 2/2012. Atas putusan pengadilan negeri dapat diajukan kasasi ke Mahkamah Agung paling lambat 14 hari kerja. Putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap menjadi dasar pembayaran ganti rugi kepada Bapak.

Berdasarkan penjelasan di atas, Bapak tidak dapat digusur dengan paksa karena pemilik tanah wajib melepaskan tanahnya pada saat pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum setelah pemberian ganti kerugian atau berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap berdasarkan Pasal 5 UU 2/2012 Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan. Semoga penjelasan singkat ini dapat berguna bagi Bapak.