Setya Terancam Pasal Penghalangan Penyidikan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa laporan tentang upaya mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto, yang dikabarkan meminta Eni Maulani Saragih menutupi perannya dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Bila terbukti, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu bisa terjerat Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi tentang pidana terhadap orang yang menghalangi proses penyidikan kasus korupsi.

“Intimidasi seperti apa yang dimaksud, nanti saya lihat dulu,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kepada Tempo, kemarin. “Kami (penyidik) pelajari lebih dulu.” KPK memindahkan sementara Setya dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, ke Rumah Tahanan KPK pada 27-28 Agustus lalu. Pemindahan tersebut berkaitan dengan kebutuhan penyidik memeriksa Setya sebagai saksi dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1 yang telah menjerat Eni Saragih; mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham; dan mantan pemegang saham BlackGold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo.

Kembang Kol Santan Kuning ala Catering Jakarta Barat

Kembang Kol Santan Kuning ala Catering Jakarta Barat

Bahan: 250 ml kembang kol, petiki kuntumnya 2 bh wortel, iris serong 100 gr buncis, iris serong 2 lbr daun salam 1 cm lengkuas, memarkan 2 1/2 sdt garam 1 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 1.000 ml santan dari 1 btr kelapa 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 1 1/2 cm kunyit, bakar 2 btr kemiri, sangrai 6 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1 cm jahe

Cara Membuat Kembang Kol Santan Kuning Untuk 5 porsi: 1. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam dan lengkuas. Aduk rata. 2. Tuang santan. Masukkan wortel dan kembang kol. Aduk rata. Bubuhi garam dan gula pasir. Masak sambil diaduk hingga setengah layu. 3. Masukkan buncis. Masak sambil diaduk hingga semua bahan matang.

 Nila Masak Sambal Iris

Bahan: 3 ekor ikan nila, potong 2 bagian 2 lbr daun salam 1 btg serai, ambil bagian putihnya, memarkan 1 cm lengkuas, memarkan 3 btr bawang merah, iris halus 2 siung bawang putih, iris halus 1 bh cabai merah besar, iris serong 1 bh cabai hijau besar, iris serong 1 1/2 sdt garam 1 sdt gula merah 1/4 sdt merica bubuk 800 ml santan dari 1/4 btr kelapa 2 sdm minyak, untuk menumis 500 ml minyak, untuk menggoreng

Cara Membuat Nila Masak Sambal Iris Untuk 6 porsi: 1. Lumuri ikan dengan 1/2 sdt garam, 1/4 sdt merica bubuk, dan 1 sdt air jeruk nipis. Diamkan dalam waktu selama 10 menit. 2. Panaskan minyak. Goreng ikan di atas api sedang sampai berubah warna menjadi kuning keemasan. Sisihkan. 3. Panaskan minyak. Tumis semua bumbu hingga harum. Bubuhi garam, gula merah, dan merica bubuk. Aduk rata. Tuang santan. Masak sambil diaduk hingga mendidih. 4. Masukkan ikan. Masak sambil sesekali diaduk hingga meresap.

Pilih Buka Toko atau Jadi Pemasok Klapertart?

Anak kami baru saja lulus kuliah dan tak ingin bekerja kantoran. Dia lebih memilih buka usaha. Keluarga kami kebetulan berasal dari Sulawesi Utara yang memiliki resep kue-kue khas dengan rasa yang enak. Anak kami rencananya ingin buka usaha klapertart, namun diberi sentuhan modern kekinian khas anak muda sekarang. Tapi ada satu dilema. Jika anak kami ingin buka usaha dengan membuka toko kue di mal, tentu membutuhkan modal cukup besar dan rasanya kami tak ingin menguras tabungan untuk sebuah usaha baru yang modalnya besar.

Kebetulan ada family kami memiliki coffee shop di mal yang cukup ramai, menawarkan kerja sama. Bentuk kerjasamanya, anak kami diminta memasok aneka kue khas, termasuk klappertart untuk coffee shop-nya. Hal yang membuat kami dilema, kami menghadapi dua pilihan. Ingin buka toko kue sendiri tapi takut risiko untuk mengeluarkan modal besar atau memasok kue ke coffee shop keluarga, tapi jadinya tidak memiliki brand sendiri. Mohon pertimbangan Ibu, jalan mana yang sebaiknya kami pilih. Terima kasih. Vonny Shiena – Surabaya.

Minitool Partition wizard Professional dari NET89

Minitool Partition wizard Professional dari NET89

Partisi lebih mudah: MiniTool Partition Wizard Professional merupakan aplikasi yang dapat memudahkan Anda dalam mempartisi hard disk. Tanpa perlu khawatir, aplikasi keluaran MiniTool ini siap membantu Anda. Prinsip kerja yang diterapkan aplikasi adalah antrian (queue), dimana rangkaian operasi yang Anda pilih disimpan terlebih dahulu untuk selanjutnya dijalankan kemudian. Selain mampu meningkatkan kinerja dalam pemrosesan, hal ini lebih mendukung keamanan meng ingat Anda tentunya mendapat hak untuk meninjau ulang proses-proses yang akan dieksekusi oleh aplikasi.

Komposisi interface aplikasi tersusun atas menu dan toolbar pada bagian atas, sidebar di sebelah kiri. Sisa dari layar dialokasikan untuk detail informasi drive komputer Anda seperti kapasitas dan status. Keseluruhan menu dan ikon diatur secara rapi dan jelas terlihat. Feature-feature yang dapat dimanfaatkan dalam aplikasi ini antara lain memindahkan dan mengubah ukuran partisi, memisahkan partisi, menggabungkan partisi, menyalin disk atau partisi ke drive lain, dan memperluas partisi dengan menambahkan ruang bebas pada drive ke dalam partisi tersebut. Formatting dan labeling pada suatu partisi juga menjadi opsi yang dapat Anda gunakan, termasuk di dalamnya konversi sistem berkas dari FAT menjadi NTFS atau sebaliknya.

Feature pemulihan dan penyejajaran partisi juga dapat dilakukan guna mempercepat performa baca maupun tulis dari hard disk Anda. Selain feature utama seperti yang disebutkan sebelumnya, MiniTool Partition Wizard Professional juga dilengkapi feature ekstra seperti kemampuan CHKDSK untuk melakukan pemeriksaan sistem berkas, scanning terhadap permukaan disk, serta disk wipe.

Ditambah lagi, Anda juga dapat melakukan burn aplikasi ini ke dalam CD sehingga jika sistem operasi Anda bermasalah Anda tetap memiliki akses terhadap seluruh feature yang disediakan oleh aplikasi untuk keperluan partisi. Aplikasi juga memungkinkan Anda melakukan ekspor terhadap konfigurasi hard disk ke dalam suatu file TXT. KESIMPUlaN: Lengkapnya feature, baik feature utama maupun tambahan yang disandingkan dengan kemudahan saat digunakan membuat minitool Partition Wizard Professional menjadi pilihan tepat untuk keperluan partisi drive anda.

Sumber : net89.net

Pesawat Hipersonik Made In China Bag3

Diklaim sebagai pesawat terbang tercepat yang pernah dibuat manusia, US HTV-2—yang tak memanfaatkan gelombang kejut sebagai daya dorong— mampu terbang dengan kecepatan 20 Mach atau sekitar 24.480 kilometer per jam dalam penerbangan perdana pada April 2010. Sedangkan rekor pesawat terbang tercepat pengangkut manusia hingga saat ini masih dipegang Mikoyan-Gurevich MiG- 25 bikinan Rusia.

Pesawat ini dapat menjelajah dengan kecepatan maksimum 3.470 kilometer per jam. Bandingkan dengan pesawat komersial Boeing 747-400ER, yang saat terbang memiliki kecepatan maksimum “hanya” 933 kilometer per jam. Dalam uji coba ini, Waverider milik Cina terbang dengan ketinggian 30 kilometer di atas permukaan laut dan berhasil melakukan manuver yang mampu menghindari deteksi radar.

Nila Tahu Taosi ala Catering Jakarta

Nila Tahu Taosi ala Catering Jakarta. Bahan: 1 ekor ikan nila ukuran besar, bersihkan, kerat-kerat 500 ml minyak, untuk menggoreng 1 sdt air jeruk nipis 1/2 sdt garam

Bahan Saus: 1 bh tahu, potong kotak, goreng hingga berkulit 1/2 buah bawang bombay, cincang halus 3 siung bawang putih, cincang halus 2 iris jahe, iris tipis 1/2 sdm kecap ikan 3 sdm taosi 1/2 sdt garam 1/4 sdt gula pasir 1/8 sdt merica bubuk 200 ml air 1 sdt tepung sagu dan 1 sdm air, larutkan 2 btg daun bawang, iris serong 2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat untuk 3 porsi: 1. Rendam nila di dalam air jeruk dan garam selama 15 menit. Goreng sampai kering. sisihkan. 2. saus, tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe hingga harum. masukkan taosi. aduk rata. 3. tambahkan tahu, kecap ikan, garam, gula pasir, dan merica bubuk. aduk rata. masukkan air. aduk rata. Kentalkan dengan larutan sagu. aduk hingga meletup-letup. tambahkan daun bawang. aduk rata. 4. sajikan nila goreng dengan saus taosi.

Mun Tahu untuk 4 porsi

Bahan: 100 gr paha ayam fllet, cincang kasar 150 gr udang kupas, cincang kasar 3 siung bawang putih, cincang halus 1/2 bh bawang bombay, cincang halus 1 cm jahe, memarkan 1 sdm kecap ikan 1 sdm saus tiram 1/2 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk 250 gr tahu sutera, potong kotak 1 sdm tepung maizena dan 1 sdm air, larutkan, untuk mengentalkan 1 batang daun bawang, iris halus 2 sdm minyak, untuk menumis 300 ml air

Cara Membuat: 1. panaskan minyak. tumis jahe, bawang bombay, bawang putih hingga tercium bau harum. 2. masukkan ayam dan udang. aduk sampai berubah warna. 3. tambahkan kecap ikan, saus tiram, garam, dan merica bubuk. aduk rata. 4. masukkan tahu. aduk perlahan. tuang air. masak sampai mendidih. 5. Kentalkan dengan larutan maizena. masak sambil diaduk sampai meletup-letup. 6. tambahkan daun bawang. aduk rata.

MENANTI JATAH DARI ISTANA

PERTEMUAN dengan Presiden Joko Widodo kini menjadi kegiatan yang sering dilakukan Ketua Umum Golkar Setya Novanto. Dua pertemuan empat mata dilakukan Setya dalam dua pekan terakhir. Isu yang dibahas pun beragam, dari soal situasi politik nasional, kondisi partai, hingga visi pemerintah. ”Ya, kami bicara heart to heart,” kata Setya, Jumat pekan lalu. Pertemuan pertama berlangsung setelah Setya bersama jajaran pengurus baru Golkar menyampaikan hasil musyawarah nasional partai berlambang pohon beringin itu, yang digelar pada pertengahan Mei lalu, ke Jokowi.

Pertemuan khusus itu berlangsung sekitar sepuluh menit. Setya dipanggil ke salah satu ruangan di Istana Merdeka setelah Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham, yang ikut datang ke Istana Merdeka, keluar lebih dulu. Keesokan harinya, Jokowi kembali memanggil Setya ke Istana. Kali ini mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu datang sendiri.

Menurut pengurus Golkar yang mengetahui pertemuan itu, keduanya membahas rencana Golkar masuk kabinet. Dalam pertemuan itu, muncul dua nama yang disiapkan Golkar. Kedua nama itu adalah Idrus Marham dan Ketua Koordinator Bidang Perekonomian Golkar Airlangga Hartarto. Setya mengaku tidak pernah menyodorkan nama kepada Presiden dalam pertemuan. Tapi ia mengatakan Golkar siap jika Presiden meminta salah satu kader masuk kabinet. Mengenai nama Idrus dan Airlangga yang mencuat, Setya mengatakan keduanya memiliki keahlian masing-masing.

”Pak Idrus secara politik punya visi, sementara Airlangga berpengalaman di perbankan,” katanya. Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai tak menyangkal sudah ada pembicaraan internal mengenai masuknya Golkar ke kabinet. ”Kalau diminta, kami siap,” katanya. Idrus dan Airlangga mengaku tidak tahu-menahu namanya disorongkan sebagai calon menteri oleh partai. ”Kader kami banyak, tergantung Presiden,” ujar Idrus.

Seorang petinggi Golkar mengatakan pembicaraan antara Istana dan partai mengenai posisi bagi Golkar sudah berlangsung sebelum Munas Bali yang memilih Setya sebagai ketua umum. Pembicaraan soal ini, kata dia, sudah dibahas Aburizal Bakrie saat bertemu dengan Jokowi di Istana pada 12 Mei lalu. Dalam pertemuan itu, ujar sumber ini, sudah ada pembicaraan awal mengenai ”jatah” Golkar di kabinet. Pertemuan antara Jokowi dan pengurus Golkar pada 24 Mei lalu, menurut dia, menjadi semacam finalisasi soal siapa kader yang akan disodorkan untuk dipilih Presiden.

Belakangan, nama calon menteri yang akan diusung Golkar mengalami perubahan. Seorang pengurus Golkar yang berdiskusi dengan Setya Novanto mengatakan nama yang disetor Golkar direvisi. Menurut dia, Airlangga dicoret, Idrus tetap disodorkan. Dua lain yang mencuat adalah menteri di era Presiden Soeharto, Siswono Yudo Husodo, dan bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.

Setya punya pertimbangan tersendiri mengenai dua nama baru yang diajukan. Menurut dia, keduanya merupakan mantan menteri yang sudah tentu berpengalaman dalam pemerintahan. Dari hasil pembicaraan empat mata dengan Presiden, Setya yakin Jokowi sudah memiliki penilaian terhadap kinerja menteri serta pos kementerian apa yang harus diperbaiki.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengaku tidak mengetahui sudah ada pembicaraan antara Presiden dan Setya mengenai reshuffle kabinet. Menurut dia, perombakan kabinet sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga tak tahu-menahu. ”Tanya saja ke Presiden,” katanya.

Website : kota-bunga.net

Penjara Semakin Keras Untuk Orang Berbahaya

Lambung karena terlibat pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran. Hakim memvonis Sigid dengan hukuman 15 tahun penjara. Dia bebas bersyarat pada September 2015. Selepas dari penjara, manuver politik Sigid terekam saat kisruh pemecatan Fahri Hamzah sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera. Dua pekan sebelum surat itu diumumkan secara resmi, Sigid menenteng surat itu ke Setya Novanto dan Fadli Zon.

Fahri membenarkan informasi ini. ”Dia menunjukkan surat pemecatan saya ke kolega saya di DPR,” kata Fahri. Sigid menampik informasi ini, ”Info dari mana itu?” Menjelang Munaslub Golkar, Sigid bergerak gesit. Dia mengikuti irama pemerintah mendukung Setya Novanto. Kemenangan Setya menjadi pintu masuk Sigid ke partai lamanya itu meskipun jalannya tak mulus. Seorang politikus bercerita, Nurdin Halid dan Setya sempat bersitegang soal Sigid dan Fahd dalam rapat formatur di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa dua pekan lalu.

Politikus ini menuturkan, Nurdin tak ingin Yahya Zaini, Fahd El Fouz, dan Sigid masuk pengurus. Alasannya, nama-nama ini bisa membebani citra partai. Setya ngotot. Kemarahan Setya ditunjukkan dengan meninggalkan ruangan dan tak kunjung kembali hingga rapat berakhir. Tim formatur berkompromi. Yahya dicoret, dua lainnya tetap masuk. Anggota formatur, Roem Kono, memilih bungkam soal siapa yang memasukkan nama Sigid ke struktur pengurus. ”No comment,” ucapnya. Formatur lain, Nurdin Halid, meminta Tempo menanyakan kepada Setya soal Sigid. ”Dia usulan formatur Jawa Timur,” kata Nurdin.

Sigid juga tak bersedia menjelaskan pintu masuknya. ”Saya ini cuma wayang. Disuruh masuk penjara saja saya masuk,” ujarnya. Setya mengakui adanya tarik-ulur soal Sigid dalam pembahasan bersama tim formatur. Menurut dia, ketua umum memiliki hak istimewa untuk memutuskan namanama tertentu. Termasuk mantan narapidana. Namun dia juga tak menjawab tegas apakah Sigid merupakan orang dekat Panglima TNI. ”Saya tidak tahu. Saya tinggal teken,” katanya. Selain Sigid, nama lain yang sempat alot diperdebatkan adalah politikus muda Golkar, Fahd El Fouz.

Ketua Umum Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong ini dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Setya. Pada 2012, dia terjerat kasus korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis dua tahun enam bulan. Keluar dari penjara pada September 2014, Fahd dengan cepat membangun karier politik.

Pada Juni 2015, dia menggelar Kongres Luar Biasa Komite Nasional Pemuda Indonesia di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, atas dukungan Setya Novanto. Hasilnya, dia terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum. Meskipun tidak hadir, Setya mengirimkan karangan bunga atas penyelenggaraan acara ini. Selama kampanye Setya menjelang Munaslub Golkar di Bali, Fahd jugalah yang terus mendampingi.

Seorang anggota tim sukses Setya mengatakan Fahd menjadi juru bayar kepada kader daerah pendukung Setya. Nilainya Rp 3 miliar untuk Golkar provinsi dan Rp 300-600 juta untuk tingkat kabupaten/kota. Fahd juga menjadi juru bayar untuk wartawan yang membantu menulis berita-berita Setya di Bali. Fahd membantah tudingan ini. ”Itu tidak benar. Masak, saya terus dituduh-tuduh?” kata Fahd. Kedekatan Setya dengan Fahd juga dihubungkan oleh seorang pengusaha minyak, salah satu pemegang saham PT AirAsia Indonesia.

Sejumlah politikus di Golkar menuturkan mendapat tugas khusus dari sang pengusaha, yaitu menggratiskan transportasi untuk para pendukung Setya via maskapai penerbangan AirAsia. Fahd membenarkan informasi ini. Namun, ”Saya cuma memberangkatkan 30 orang,” katanya. Politikus lain di Golkar menuturkan, Fahd juga diberi kepercayaan oleh Setya untuk membeli pesawat pribadi.

Rencana ini terlontar saat pengumuman kepengurusan pada Senin pekan lalu. Pekan lalu, kata politikus ini, Setya meminta Fahd pergi ke Bangkok untuk melihat-lihat pesawat pribadi. Pembelian pesawat pribadi ini bertujuan memudahkan mobilitas Setya berkunjung ke daerah. Putra almarhum pedangdut A. Rafiq ini membenarkan kepergiannya ke Bangkok tapi tak terkait dengan urusan pembelian pesawat.

”Mana ngerti saya soal pesawat, bahasa Inggris saja tak bisa,” kata Fahd. Dikritik kiri-kanan, Fahd tampak berhatihati menjawab pertanyaan wartawan. Dia bersama Sigid Haryo Wibisono menyadari bakal menjadi sorotan karena berstatus mantan narapidana. Meskipun berada di sorotan yang sama, Fahd mengaku tak pernah mengenal Sigid sebelumnya. ”Baru kenal setelah menjadi pengurus,” kata Fahd.

Pengakuan Fahd rupanya tak sepenuhnya benar. Di tengah jeda rapat pleno saat listrik padam pada Kamis pekan lalu, Fahd menghampiri Sigid, yang sedang berbincang dengan Tempo. ”Tadi ada wartawan yang bertanya apa aku kenal Mas Sigid atau tidak,” ujar Fahd sembari menyalami koleganya itu. Belum sempat Sigid menyahut, Fahd melihat Tempo. ”Lho, ini orangnya,” katanya sambil tersipu-sipu.

Peluang Angkutan Kapal – Untung Besar Dari Angkut CPO

Peluang Angkutan Kapal – Untung Besar Dari Angkut CPO

Bisnis perkapalan termasuk usaha berisiko tinggi dengan keuntungan yang sangat besar. Adalah Fendi, pengusaha sukses di Pontianak, Kalimantan. Ia memulai usaha di bidang jasa pelayaran pada 2006. Sebelumnya, ia bekerja sebagai distributor di bidang consumer goods. Melihat peluang keuntungan begitu besar yang bisa ditangguk dari bisnis perkapalan, Fendi kemudian bertekad meninggalkan bisnis perdagangan dan beralih ke bisnis jasa pelayaran. Lalu, berdirilah PT Mulia Borneo Mandiri. “Keuntungan bersih yang bisa diperoleh sebesar 60%,” papar Fendi. Menurutnya, risiko yang sering dihadapi yaitu musim yang sulit ditebak. Bagi Fendi, ada 2 musim angin yang perlu diwaspadai. Yaitu musim angin Tenggara.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Pada musim tersebut daerah di Laut Jawa akan dilanda gelombang yang besar. Biasanya terjadi pada bulan Juni hingga Oktober. Setelah musim angin Tenggara berlalu, segera disusul musim angin Barat. “Biasanya musim Barat angin bertiup kencang pada akhir Desember hingga Januari. Pada bulan tersebut sering terjadi gelombang dengan ketinggian hingga 4 meter. Pernah kita terjebak badai. Kondisi seperti ini mengharuskan (memiliki) kru kapal yang andal,” kata Fendi. Akibat cuaca yang tak bersahabat, pada 2011, kapalnya pernah tenggelam di daerah perairan Bawean. Saat itu kapal tengah melakukan pengiriman CPO (crude palm oil).

Pengalaman itu memberikan pelajaran bagi Fendi agar selalu melakukan antisipasi yaitu dengan cara melakukan asuransi. Meskipun kapal-kapal yang dimiliki bisa dipergunakan untuk mengangkut BBM (Bahan Bakar Minyak) dan produk cair yang lain, namun saat ini Fendi mengkhususkan usahanya di bidang pengangkutan CPO. Hal ini dilatarbelakangi oleh network yang luas di bidang tersebut. Menurutnya, CPO juga mengenal musim. Sehingga bisnis di bidang ini juga mengalami musim ramai dan ada pula masa sepinya. “Pada saat akhir tahun biasanya terjadi musim panen raya. Sehingga banyak pengusaha menggunakan jasa angkutan kapal saya,” kata Fendi.

Minimal, dalam satu bulan, kapal yang dimiliki dipesan untuk melakukan pengiriman CPO. Puluhan Kapal Asal tahu saja, saat Saat ini Fendi memiliki 20 set tongkang dengan kapasitas muatan bervariasi antara 2.000 ton hingga 6.000 ton. Setiap set terdiri dari 1 tongkang 1 tugboat. Sehingga ada 40 kapal. Harga satu buah kapal Rp25 miliar- Rp30 miliar. Setiap hari, kapal-kapal tersebut beroperasi menurut jalurnya masingmasing. Jalur pengiriman ke Sumatera, meliputi Belawan dan Aceh. Sedangkan tujuan utama di pulau Jawa , adalah Gresik, Jawa Timur.

Sup Sawi Putih Ikan Nila Untuk 5 Porsi

BAHAN: 150 gram sawi putih, diiris kasar 250 gram ikan nila fillet, dipotong menjadi bentuk kotak 50 gram kapri 100 gram wortel, potong bulat 2 cm jahe, memarkan 3 siung bawang putih, memarkan 1 sendok makan kecap ikan 1 sendok teh minyak wijen 1 sendok makan garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1/2 sendok teh gula pasir 1.500 ml air 1 batang daun bawang, iris halus

CARA MEMBUAT: 1. Rebus air, bawang putih dan jahe sampai mendidih. 2. Masukkan wortel. Rebus sampai setengah matang. 3. Tambahkan ikan, sawi putih, kapri, kecap ikan, minyak wijen, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. 4. Masak sampai matang dan mendidih. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang. Aduk rata.